{"id":2383,"date":"2023-06-13T06:53:58","date_gmt":"2023-06-12T23:53:58","guid":{"rendered":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/?p=2383"},"modified":"2023-06-13T06:53:58","modified_gmt":"2023-06-12T23:53:58","slug":"mau-mendengarkan-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/?p=2383","title":{"rendered":"MAU MENDENGARKAN TUHAN"},"content":{"rendered":"\n<p><em>SARIPATI<\/em><br><em>Santapan Harian Pembaharu Hati<\/em><br>( Selasa, 13 Juni&#8217;23 )<\/p>\n\n\n\n<p><em>MAU MENDENGARKAN TUHAN<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Perlindungan Tuhan akan dialami oleh setiap orang yang MAU MENDENGARKAN DIA. Yakni orang yang senang duduk dihadapan Tuhan untuk memperhatikan dengan kesungguhan hati saat TUHAN berfirman, baik melalui Alkitab yang dibaca, firman Tuhan yang diberitakan orang lain atau ketika duduk berdiam diri saat teduh. Bukan dengan sikap <em>asal-asalan<\/em>, tidak dengan hormat. Saat kita sungguh-sungguh MENDENGAR SUARA TUHAN, kita akan mengerti apa yang dikehendaki dan dinasehatkan Tuhan. Tanpa MENDENGARKAN Tuhan kita akan tetap tinggal dalam kebodohan dan ketidaktahuan yang menyesatkan dan membinasakan; bahkan itu sikap yang jahat di hadapan Tuhan.<br><em>Pengkhotbah 5:1<\/em><br><em>Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara dan sikap kita mendengarkan Tuhan? Mendengarkan Tuhan adalah membentengi hidup dengan Perlindungan Tuhan. Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SARIPATISantapan Harian Pembaharu Hati( Selasa, 13 Juni&#8217;23 ) MAU MENDENGARKAN TUHAN Perlindungan Tuhan akan dialami oleh setiap orang yang MAU MENDENGARKAN DIA. Yakni orang yang senang duduk dihadapan Tuhan untuk memperhatikan dengan kesungguhan hati saat TUHAN berfirman, baik melalui Alkitab yang dibaca, firman Tuhan yang diberitakan orang lain atau ketika duduk berdiam diri saat teduh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-2383","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-santapan-harian-pembaru-hati"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2383"}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2383"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2383\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2384,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2383\/revisions\/2384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2383"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2383"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2383"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}