{"id":4917,"date":"2026-06-15T09:28:37","date_gmt":"2026-06-15T02:28:37","guid":{"rendered":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/?p=4917"},"modified":"2026-06-15T09:28:51","modified_gmt":"2026-06-15T02:28:51","slug":"rekonsiliasi-kasih-dalam-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/?p=4917","title":{"rendered":"REKONSILIASI KASIH DALAM KELUARGA"},"content":{"rendered":"\n<p>SIRAMI<br>( Senin, 15\/6\/2026 )<\/p>\n\n\n\n<p>REKONSILIASI KASIH DALAM KELUARGA<\/p>\n\n\n\n<p>Konflik dalam keluarga dapat terjadi selama kehidupan manusia. Baik keluarga orang biasa, juga keluarga orang beriman, seperti keluarga keturunan Abraham &amp; Ishak.<br>Kejadian 27:41<br>Esau menaruh dendam kepada Yakub karena berkat yang telah diberikan oleh ayahnya kepadanya, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri: &#8220;Hari-hari berkabung karena kematian ayahku itu tidak akan lama lagi; pada waktu itulah Yakub, adikku, akan kubunuh.&#8221;<br>Tetapi konflik yang menghancurkan kasih dalam keluarga dapat selesai, jika ada respon dan sikap yang tepat atas konflik, sehingga terjadi REKONSILIASAI, pemulihan<br>Kejadian 33:4<br>Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka.<br>RESPON yang dapat dicontoh dari konflik Esau dan Yakub agar terjadi REKONSILIASI:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Sikap MeRedakan Kemarahan<\/li>\n\n\n\n<li>Sikap Lebih Fokus pada Perkara Rohani<\/li>\n\n\n\n<li>Sikap Penyerahan pada Pertolongan Allah<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>ALAMI PEMULIHAN HIDUP MELALUI REKONSILIASI KASIH. Amen<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIRAMI( Senin, 15\/6\/2026 ) REKONSILIASI KASIH DALAM KELUARGA Konflik dalam keluarga dapat terjadi selama kehidupan manusia. Baik keluarga orang biasa, juga keluarga orang beriman, seperti keluarga keturunan Abraham &amp; Ishak.Kejadian 27:41Esau menaruh dendam kepada Yakub karena berkat yang telah diberikan oleh ayahnya kepadanya, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri: &#8220;Hari-hari berkabung karena kematian ayahku itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[11,28],"tags":[],"class_list":["post-4917","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-santapan-harian-pembaru-hati","category-sirami"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4917"}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4917"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4917\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4918,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4917\/revisions\/4918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbiyabes.id\/home\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}