MELAYANI DENGAN KESUNGGUHAN HATI

MELAYANI DENGAN KESUNGGUHAN HATI
[ Renungan MARI BERAKSI: Makanan Rohani Beri Kekuatan Bermultiplikasi ]

-Selasa, 21/10/2015-

PEKERJA yang bekerja dari pagi, siang atau sore sama-sama sepakat untuk diberi upah satu dinar sehari. Maka sesuai kesepakatan itulah Sang Tuan Kebun Anggur membayarnya. Yang dinilai oleh tuan adalah kesungguhan dalam bekerja. Demikian pula kita; bukan berapa lama kita melayani, sebagai apa dan bidang apapun di hadapan Tuhan sama saja, yang utama adalah KESUNGGUHAN. Apa yang motivasi di dalam pelayanan: apakah mencari popularitas atau gengsi, keuntungan diri sendiri atau semata-mata karena mengasihi Tuhan. Kesungguhan kita akan terlihat seperti apa integritas dan komitmen kita. Saat dilihat orang, saat ada pemimpin apakah sama giatnya ketika tidak ada yang melihat. Saat dipuji atau dicela, bagaimana sikap kita? Orang yang sungguh-sungguh akan melakukan segala sesuatu seperti dilakukan untuk Tuhan.
Kolose 3:17
Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

KESUNGGUHAN KITA MENJADI BUKTI INTEGRITAS DIRI KITA. Amen

Leave a Reply