SIRAMI
( Jumat,20/3/2026 )
KEBESARAN DAN KERENDAHAN HATI DAUD
2 Samuel 12:9, 13
Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon. Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.
Penggalan nats di atas adalah teguran nabi Natas atas dosa Daud. Seorang raja, terhormat, punya nama besar, ia tidak segan dan tidak gengsi atau tidak malu ketika harus mengakui kesalahannya. Itu yang menjadikan Daud bukan makin dihina tetapi makin dihormati dan tetap dikenan oleh Allah. Apa yang membuat kita justru kadang sulit untuk merendahkan diri dan memiliki kebesaran hati hingga kita sulit mengakui setiap kesalahan. Dan justru merasa diri lebih hebat dari Yesus, sedangkan DIA pun rela memberkati orang yang menyakiti Dia.
Jika kita mau ditinggikan oleh Allah maka sikap kerendahan dan kebesaran hati adalah sikap yang tidak bisa ditawar. Amin